Site hosted by Angelfire.com: Build your free website today!

Bagaimana Cara Hemat Listrik Prabayar. Listrik prabayar yang diperkenalkan PLN sejak kira-kira tahun terakhir semakin ada banyak “penggemar”.

Menggunakan listrik prabayar yang ada konon super lebih menguntungkan pelanggan pokok dengan mampu diatur pemanfaatan listrik juga bisa menentukan anggaran ongkos listrik pada setiap bulannya.

Menggunakan berlangganan listrik prabayar oleh karena itu pengguna sanggup terbebas atas masalah kekhilafan pencatatan aplikasi listrik. Pencatatan pemakaian listrik memang kerap kali berlangsung dan mengundang banyak sengketa. Selain perkara sengketa pencataan listrik, dengan pemakaian listrik PLN prematur bayar, dipastikan pelanggan juga terbebas mulai sanksi penentuan telat borong listrik.

Orde Alarm Otomatis Listrik Prabayar

Selain bermaksud untuk mengurangi kesalahan pengajian meter yang salah sambil petugas PLN yagn serign dikeluhakan itu, PLN memastikan dengan listrik para borong pelanggan gak lagi galau mati listrik mendadak ketika aliran yang tertera pada meter sudah habis. Sesuatu tersebut plus adanya sistem alarm ootmatis. KWH Meter listrik prematur bayar berdasar pada otomatis dengan memberikan alarm (buzzer) jika jumlah kilowatt hour telah mulai kesimpulan.

Bunyi buzzer ini disatu sisi berguna kepada pemilik rumah guna "war-ning" disatu sisi lagi juga dianggap mengganggu. Contohnya bila terbit suara buzzer cukup terang, bukan hanya mengganggu saya tetapi juga mengganggu tetangga. Sayangnya buzzer tidak akan berhenti kalau belum me-lakukan pengisian token ataupun pulsa. Kesannya, jangan datang kehabisan denyut.

Keuntungan lain, dengan menggunakan listrik prabayar pelanggan tdk dikenakan upah abonemen juga. Soal tarif, menurut PLN, sebenarnya tiada perbedaan upah antara listrik pasca bayar dan prabayar. Bedanya bahwa menggunakan listrik prabayar tersebut tidak ada rekening mi-nimum maka itu kalau pemanfaatan rendah bukan kena rekening minimum.

Contohnya untuk kesanggupan 2. 200 voltampere (VA), rekening minimumnya Rp 68 ribu. Jadi jika pelanggan pascabayar penggunaan listriknya pada bawah Rp 68 ribu maka wajar kena tekanan rekening minimun Rp 68 ribu.

Namun dengan listrik prabayar, apabila pemakaian benar2 kecil jadi tagih-an rekeningnya bisa kurang dari Rp 68 seperseribu. Bahkan bila rumah ternyata kosong dan tidak pakai listrik sama sekali tidak usah bayar. Intinya, prabayar tdk menggunakan perkiraan minimum.

Apakah Listrik prabayar lebih mahal?

2470559_20121109104227.JPG

Listrik getah alat listrik perca bayar penuh dipertanyakan konsumen, apakah lebih mahal atas listrik pasca bayar? Secara transisi teknologi yang tepat lebih memudahkan pelanggan apakah ada upah yang diseratkan? Ada seorang konsumen listrik prabayar menyetujui dikenakan upah Rp20. 000 untuk perakitan alat listrik prabayar. Lalu diganti secara pulsa/token 33 kWh.

Pelanggan ini dan lalu membeli vibrasi senilai Rp100 ribu dengan perantara nabi ATM. Sistem uang itu setara dengan 158 kWh setelah dipotong PPN serta administrasi bank senilai Rp5. 000. Menjadi biaya yang dikeluarkan sambil pelanggan ityu adalah sebesar Rp120. 00 untuk 191 kWh beserta perhitungan 33 kWh + 158 kWh.